preloader

About Us

First Care didirikan untuk memberikan pelayanan perawatan kesehatan dengan kualitas terbaik. Lebih dari sekedar penyedia layanan kesehatan; kami berkomitmen menjadi pendamping terpercaya yang berupaya membersamai serta mendukung kesehatan Anda di setiap langkah proses penyembuhan Anda.

Contact Info

About firstcare Center

ICV Buku Kuning untuk Vaksin Yellow Fever: Negara Mana Saja yang Membutuhkan?

  • Home
  • -
  • ICV Buku Kuning untuk Vaksin Yellow Fever: Negara Mana Saja yang Membutuhkan?

ICV Buku Kuning untuk Vaksin Yellow Fever: Negara Mana Saja yang Membutuhkan?

ICV Buku Kuning untuk Vaksin Yellow Fever: Negara Mana Saja yang Membutuhkan?

Sedang mempersiapkan perjalanan ke Afrika atau Amerika Selatan?

Selain tiket, visa, itinerary, dan asuransi perjalanan, ada satu dokumen kesehatan yang sering dibutuhkan untuk negara tertentu: ICV atau International Certificate of Vaccination, yang dikenal juga sebagai buku kuning.

Untuk perjalanan ke beberapa negara, terutama yang memiliki risiko Yellow Fever, traveler dapat diminta menunjukkan bukti vaksinasi Yellow Fever melalui ICV buku kuning.

Di First Care Panglima Polim, Jakarta Selatan, Anda dapat melakukan konsultasi vaksin travel untuk membantu memastikan kebutuhan vaksin dan dokumen sebelum keberangkatan.

Apa Itu ICV Buku Kuning?

ICV atau International Certificate of Vaccination adalah sertifikat vaksinasi internasional yang menjadi bukti bahwa seseorang sudah menerima vaksin tertentu untuk kebutuhan perjalanan luar negeri.

Untuk vaksin Yellow Fever, ICV sering disebut sebagai yellow card atau buku kuning.

Dokumen ini dapat diminta saat proses keberangkatan, transit, atau kedatangan di negara tujuan. Tanpa dokumen yang sesuai, traveler berisiko mengalami kendala administrasi perjalanan, terutama bila negara tujuan mewajibkan bukti vaksin Yellow Fever.

Apa Bedanya ICV dan eICV?

ICV adalah sertifikat vaksinasi internasional dalam bentuk buku fisik.

eICV adalah sertifikat vaksinasi internasional dalam bentuk elektronik.

Untuk vaksin Yellow Fever, dokumen yang masih umum digunakan adalah buku manual ICV. Sementara eICV saat ini lebih banyak digunakan untuk kebutuhan tertentu, seperti vaksin meningitis bagi pelaku perjalanan tujuan Arab Saudi.

Karena aturan dapat berubah, sebaiknya konfirmasi kebutuhan dokumen sesuai negara tujuan dan jadwal perjalanan Anda.

Kenapa Vaksin Yellow Fever Dibutuhkan?

Yellow Fever adalah penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini dapat menyebabkan demam, nyeri tubuh, mual, gangguan fungsi hati, hingga kondisi serius pada sebagian orang.

Beberapa negara mewajibkan vaksin Yellow Fever untuk mencegah masuknya virus ke wilayah mereka, terutama bila traveler datang dari negara berisiko atau bepergian ke area dengan risiko penularan.

Negara yang Mewajibkan Bukti Vaksin Yellow Fever untuk Semua Traveler

Berdasarkan daftar CDC Yellow Book 2026, beberapa negara mewajibkan bukti vaksin Yellow Fever dari semua traveler yang datang.

Negara di Afrika:

  • Angola
  • Benin
  • Burkina Faso
  • Burundi
  • Cameroon
  • Central African Republic
  • Congo, Republic of the
  • Côte d’Ivoire
  • Democratic Republic of the Congo
  • Gabon
  • Ghana
  • Guinea
  • Guinea-Bissau
  • Mali
  • Niger
  • Sierra Leone
  • South Sudan
  • Togo
  • Uganda

Negara/wilayah di Amerika:

  • Bolivia
  • French Guiana

Namun, daftar ini bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.

Banyak negara lain tidak selalu mewajibkan vaksin Yellow Fever untuk semua traveler, tetapi dapat mewajibkannya bila Anda datang dari atau transit di negara dengan risiko Yellow Fever. Karena itu, kebutuhan vaksin harus dicek berdasarkan itinerary lengkap, termasuk negara transit dan durasi layover.

Kapan Sebaiknya Vaksin Yellow Fever Dilakukan?

Vaksin Yellow Fever sebaiknya dilakukan minimal 10 hari sebelum keberangkatan atau sebelum masuk ke negara tujuan.

Hal ini penting karena ICV Yellow Fever baru dianggap valid setelah tubuh memiliki waktu membentuk perlindungan. Untuk sebagian besar traveler, sertifikat vaksin Yellow Fever berlaku seumur hidup setelah dinyatakan valid.

Agar lebih tenang, sebaiknya lakukan konsultasi vaksin travel beberapa minggu sebelum perjalanan, terutama bila Anda memiliki jadwal transit, perjalanan bisnis, study exchange, study abroad, field trip, atau liburan ke beberapa negara sekaligus.

Siapa yang Perlu Konsultasi Sebelum Vaksin Yellow Fever?

Konsultasi sebelum vaksin sangat penting, terutama bila Anda:

  • berusia 60 tahun ke atas,
  • sedang hamil atau menyusui,
  • memiliki alergi berat,
  • memiliki gangguan imun,
  • sedang menjalani terapi imunosupresif,
  • memiliki penyakit kronis,
  • atau belum yakin apakah itinerary Anda membutuhkan vaksin Yellow Fever.

Dokter akan membantu menilai apakah vaksin sesuai untuk kondisi Anda dan apakah ada kebutuhan vaksin travel lain, seperti hepatitis A, typhoid, influenza, meningitis, atau vaksin lain sesuai negara tujuan.


FAQ ICV Buku Kuning dan Vaksin Yellow Fever

1. Apa itu ICV buku kuning?

ICV buku kuning adalah International Certificate of Vaccination, yaitu sertifikat vaksinasi internasional yang menjadi bukti bahwa seseorang sudah menerima vaksin tertentu untuk kebutuhan perjalanan luar negeri.

2. Apakah vaksin Yellow Fever membutuhkan ICV?

Ya. Untuk negara yang mewajibkan vaksin Yellow Fever, traveler perlu menunjukkan bukti vaksinasi melalui ICV atau buku kuning.

3. Negara mana saja yang mewajibkan vaksin Yellow Fever?

Beberapa negara yang mewajibkan bukti vaksin Yellow Fever untuk semua traveler antara lain Angola, Benin, Burkina Faso, Burundi, Cameroon, Central African Republic, Congo, Côte d’Ivoire, Democratic Republic of the Congo, Gabon, Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, Mali, Niger, Sierra Leone, South Sudan, Togo, Uganda, Bolivia, dan French Guiana.

4. Apakah semua negara Afrika wajib vaksin Yellow Fever?

Tidak semua. Beberapa negara mewajibkan untuk semua traveler, sementara negara lain hanya meminta bukti vaksin bila traveler datang dari atau transit di negara dengan risiko Yellow Fever.

5. Kapan vaksin Yellow Fever harus dilakukan sebelum berangkat?

Vaksin Yellow Fever sebaiknya dilakukan minimal 10 hari sebelum keberangkatan atau sebelum masuk ke negara tujuan agar ICV dinyatakan valid.

6. Apakah ICV Yellow Fever berlaku seumur hidup?

Untuk sebagian besar traveler, ICV Yellow Fever berlaku seumur hidup setelah vaksinasi dinyatakan valid. Namun, kondisi khusus tetap sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter.

7. Di mana bisa vaksin Yellow Fever dan ICV buku kuning di Jakarta Selatan?

First Care Panglima Polim membantu traveler mempersiapkan kebutuhan vaksinasi internasional dengan pendekatan yang nyaman, personal, dan terpercaya.

Layanan ini cocok untuk Anda yang akan melakukan perjalanan ke Afrika, Amerika Selatan, business trip, holiday, study exchange, study abroad, volunteer program, maupun perjalanan kerja lapangan.

Dengan konsultasi yang terarah, tim First Care dapat membantu Anda memahami kebutuhan vaksin berdasarkan negara tujuan, negara transit, jadwal keberangkatan, dan kondisi kesehatan Anda.

Booking konsultasi dan vaksin Yellow Fever di First Care Panglima Polim, Jakarta Selatan.

First Care Panglima Polim
Jl. Panglima Polim III No.5, Jakarta Selatan
WhatsApp: 0812-6677-7665